Hijrah : Jalan Sunyi Menuju Kebebasan Ilahi
Hijrah : Jalan Sunyi Menuju Kebebasan Ilahi
Oleh : H. Rizal Yusup Ramdhan
Hijrah….
Bukan sekedar langkah kaki meninggalkan tanah air, bukan pula sebatas pindah ruang dan waktu.
Hijrah adalah denting hati yang berani melawan gelombang, perjuangan sunyi melawan hawa nafsu yang membelenggu.
Ia menuntut pengorbanan harta yang kita cintai, jiwa yang tenang, dan keinginan yang sering tak rela ditundukan oleh iman.
Dulu, di Makkah yang agung, Nabi dan para Sahabatnya tidak di beri ruang bernapas dalam keimanan. Kebebasan untuk bersujud dirampas, seruan tauhid dianggap durhaka. Siksaan datang tak hanya menyentuh kulit, tapi merobek jiwa, menghantam bathin dengan ancaman dan hinaan.
Namun mereka memilih hijrah, bukan karena lelah, tapi karena cinta kepada Allah, kepada Rosul, dan kepada cahaya kebenaran yang tak boleh padam.
Dan Allah mengabadikan langkah itu dalam firman Nya : “Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak… ” (QS An- Nisa : 100).

Maka, wahai jiwa jiwa yang mendambakan kedamaian, berhijrahlah meski perlahan, keluarlah dari gelapnya penjara bathin menuju cahaya petunjuk Tuhan.
Karena hakikat hijrah sejati, bukan sekedar meninggalkan negeri, tetapi membebaskan hati… Dari segala yang menjauhkan diri dari Ilahi.




