Kitab An-Nūr karya KH. Rd. Acun Manshur bin H. Muhammad Jufri Karang Tengah, Cibadak.
Kitab An-Nūr karya KH. Rd. Acun Manshur bin H. Muhammad Jufri Karang Tengah, Cibadak.
*****

KH. Rd. Acun Manshur bin H. Muhammad Jufri dari Karang Tengah, Cibadak, adalah salah satu ulama yang tidak hanya berkiprah dalam dunia keilmuan, tetapi juga berkiprah di dunia politik. Lahir pada tahun 1920, dan wafat tahun 1980 di usia 60 tahun.

Sekitar tahun 1976, beliau mendirikan Yayasan Al-Muwahiddin, sebuah lembaga yang menjadi bukti keseriusannya dalam membangun umat. Tidak hanya itu, beliau juga terjun ke dunia politik dan menjadi anggota dewan Kabupaten Sukabumi, aktif di Partai Masyumi, yang saat itu dikenal sebagai wadah perjuangan Islam di ranah politik.
Sejauh ini, saya baru menemukan dua buah judul kitab yang ditulis oleh KH. Rd. Acun Manshur: “An-Nūr dan al-Masāil”.
*****
Kitab An-Nūr menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tercipta dari cahaya (nūr). Dalam muqaddimahnya, KH. A. Manshur mengisahkan bahwa pada masanya, para kiai berselisih pendapat tentang asal-usul Nabi Muhammad. Sebagian berpendapat beliau tercipta dari air mani, sementara yang lain meyakini bahwa beliau berasal dari nur. Pendapat kedua ini menjadi pandangan mayoritas.
KH. A. Manshur juga menyebutkan bahwa saat itu perbedaan pendapat mengenai asal-usul Nabi Muhammad SAW ramai dibicarakan, bahkan sering menjadi topik dalam pengajian Muludan dan Rajaban. Sayangnya, hal ini memicu perpecahan di tengah umat, terbagi dalam dua kubu. Padahal, menurut beliau, persoalan ini termasuk dalam ranah khilafiyah yang tidak seharusnya menjadi alasan perpecahan. KH. A. Manshur berharap agar umat Islam tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah hanya karena perbedaan dalam masalah-masalah furu’.
Kendati demikian, beliau tetap menulis kitab ini sebagai pegangan bagi umat Islam. Tujuannya agar masyarakat memahami persoalan ini berdasarkan pandangan Islam yang disertai dalil-dalil syar’i, serta mengetahui duduk persoalannya sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadis.
Kitab berbahasa Sunda pegon ini, berjumlah 32 halaman, dan di cetak oleh percetakan Al-Ishlah, Cianjur.
Enden Ahmad Muhibuddin, LTN PCNU Kota Sukabumi




