Opini

Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Oleh H Rizal Yusup Ramdhan, Kesi PD Pontren Kemenag Kota Sukabumi, Wakil Katib Syuriyah PCNU Kota Sukabumi

Di bawah cahaya mentari yang terbit dari ufuk timur, Indonesia adalah permata yang dititipkan Allah di tengah samudera. Lautnya luas, gunungnya menjulang, tanahnya subur, dan langitnya teduh. Namun sejatinya bukan kekayaan alam yang membuat bangsa ini mulia, melainkan persatuan jiwa-jiwa yang bersujud kepada Yang Maha Esa.

Allah ﷻ telah berfirman:
“Dan berpeganglah kamu semua pada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai…” (QS. Ali Imran: 103).
Ayat ini ibarat cahaya yang menuntun bangsa: bahwa perpecahan adalah keruntuhan, dan persatuan adalah jalan kemuliaan.

Bersatu, berarti menyulam perbedaan menjadi kain kebangsaan yang indah. Suku, bahasa, dan adat istiadat bukanlah jurang pemisah, melainkan mozaik yang Allah ciptakan untuk saling mengenal dan saling menguatkan. Bangsa yang bersatu ibarat bangunan kokoh yang tidak mudah roboh oleh badai zaman.

Berdaulat, berarti menegakkan kepala tanpa tunduk kepada keserakahan dunia. Kedaulatan sejati bukan hanya terletak pada batas wilayah, tetapi pada kemandirian iman, kejernihan akal, dan keberanian menolak kezaliman. Pemimpin yang berdaulat adalah ia yang memimpin dengan kasih dan adil, sedang rakyatnya taat dengan cinta dan doa.

Rakyat Sejahtera, itulah buah dari pohon persatuan dan kedaulatan. Sejahtera bukan hanya terpenuhinya perut, tetapi juga tenangnya hati, aman tenteram rumah tangga, tegaknya keadilan, dan terpeliharanya martabat manusia. Sejahtera adalah ketika setiap anak bangsa dapat tersenyum dalam damai, karena negara melindungi, agama membimbing, dan masyarakat saling mengasihi.

Dan pada puncaknya, Indonesia Maju. Maju bukan sekadar deru mesin dan bangunan yang menjulang tinggi, melainkan juga ketika adab lebih luhur dari harta, dan akhlak lebih agung dari kuasa. Kemajuan yang hakiki adalah manakala negeri ini menjadi baldatun ṭayyibatun wa rabbun ghafūr – negeri yang baik, penuh berkah, dan dilimpahi ampunan Allah.

Wahai Indonesia, bersatulah dalam cahaya iman, tegakkan kedaulatan di bawah payung Ilahi, sejahterakan rakyatmu dengan kasih dan keadilan. Maka engkau akan melangkah maju, bukan hanya di hadapan sejarah, tetapi juga di hadapan Rabbul ‘Alamīn.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button